Info Penting!
Telah dibuka! Program Awal Ramadhan 2017 *3 or *4 Ready!!!
Update
Dibuka!!Program Itikaf 15 Hari Hotel *3 Akhir Ramadhan 2017
Berita
Quota Haji plus Tahun 2019 Habis!!
0811 808 1025
0811 808 1025
0811 808 1025

0811 808 1025

Tata Cara Sa’i untuk Haji dan Umroh

Sebelum Sa’i

  • Berjalan menuju Shofa untuk melaksanakan Sa’i diantara Shofa dan Marwah. Ketika telah dekat dengan bukit Shofa, bacalah ayat ini :

“Sesungguhnya Shofa dan Marwah merupakan sebagian dari syi’ar (agama) Alloh”. (QS. Al Baqoroh : 158).

  • Atau membaca :

“Sesungguhnya Shofa dan Marwah merupakan sebagian dari syi’ar (agama) Alloh. Maka barang siapa yang beribadah haji ke Baitulloh atau berumroh, tidak ada dosa baginya mengerjakan Sa’I antara keduanya. Dan barang siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka Alloh Maha Mensyukuri, Maha Mengetahui”. (QS. Al Baqoroh : 158).

  • Lalu bacalah :

“Aku memulai dengan apa yang dimulai Alloh’.

(Shoih Hadits Riwayat Muslim no. 1218[147])

Ketika Sa’i

Putaran Pertama

  • (Dari Shofa ke Marwah)
  • Naiklah hingga berada di bukit Shofa, lalu menghadap ke arah Ka’bah (melihat Ka’bah jika memungkinkan) dan baca dzikir poin 1, 2, dan 3 di bawah ini : (Lihat Kitab Manaasikul Hajj wal ‘Umroh n0. 3 karya Syeikh Al Bani)

“Alloh Maha Besar, Alloh Maha Besar, Alloh Maha Besar”.

“Tiada ilah yang hak, kecuali Alloh semata, tiada sekutu bagi-NYA, hanya Dia yang memiliki kekuasaan dan hanya Dia pula yang memiliki pujian, Dia yang menghidupkan dan Dia pula yang mematikan dan Dia berkuasa atas segala sesuatu”.

“Tiada ilah yang hak, kecuali Alloh semata, tiada ekutu bagi-NYA, Dia telah melaksanakan janji-NYA, menolong hamba-NYA, dan Dia satu-satunya yang telah mengalahkan bala tentara persekutun (kaum musyrikin)”.

  • Berdo’a dengan do’a apa saja yang dikehendaki, baik yang berkaitan dengan urusan dunia maupun akhirat. Diantaranya :

“Ya Alloh, sesungguhnya Engkau telah berfirman ; ‘Berdo’alah kepada-Ku niscaya Aku akan memperkenankanmu dan bahwasannya Engkau tidak akan menyalahi janji dan sesungguhnya aku memohon kepada Mu; sebagaimana Engkau telah menunjuki aku ke dalam Islam, maka janganlah Engkau mencabutnya dari ku sehingga Engkau mewafatkan aku dalam keadaan Muslim”.

(Do’a ini dibaca oleh Ibnu ‘Umar ketika berada di bukit Shofa, Hadits Shohih riwayat Malik dalam Al Muwaththo’ [no.732]/Kitabul Hajji I/300, no. 128)

  • Ditambah dengan do’a-do’a yang anda hafal yang shohih, atau kalau tidak bisa boleh juga berdo’a dengan bahasa Indonesia.
  • Ulangi membaca dzikir sama seperti pada bagian a poin 1, 2, dan 3.
  • Berdo’a sekali lagi
  • Ulangi lagi dzikir sama seperti pada bagian a poin 1, 2, dan 3.
  • Anda langsung turun dari Bukit Shofa dan berjalan menuju Marwah. Perbanyaklah dzikir kepada Alloh, atau berdo’a dengan do’a-do’a yang ma’tsur ( yang diriwayatkan oleh Rosululloh dan para sahabatnya), atau membaca sholawat,  atau boleh juga membaca Al Qur’an.
  • Laki-laki dianjurkan berlari-lari kecil dengan cepat dan sungguh-sungguh (pada tanda garis hijau).
  • Dan ketika berlari tersebut dianjurkan membaca do’a yang dibaca oleh Abdulloh bin Mas’ud dan Abdulloh bin ‘Umar:

“Ya Robbku, ampunilah dan rahmatilah (aku), sesungguhnya Engkau Maha Perkasa lagi Maha Pemurah”.

(Shohih Hadits Riwayat Ibnu Abi Syaibah no. 15790. Lihat Kitab Manaasikul Hajj wal ‘Umroh 55/27 karya Syeikh Al Bani)

Putaran Kedua

  • (Dari Marwah ke Shofa)
  • Naiklah hingga berada di atas bukit Marwah, lalu menghadap ke arah Ka’bah baca dzikir poin 1, 2, dan 3 di bawah ini : (Lihat Kitab Manaasikul Hajj wal ‘Umroh no. 3 karya Syeikh Al Bani)

“Alloh Maha Besar, Alloh Maha Besar, Alloh Maha Besar”.

“Tiada ilah yang hak, keculi Alloh semata, tiada sekutu bagi-NYA, hanya Dia yang memilki kekuasaan dan hanya Dia pula yang memiliki pujian, Dia yang menghidupkan dan Dia pula yang mematikan dan Dia berkuasa atas segala sesuatu”.

“Tiada ilah yang hak, kecuali Alloh semata, tiada ekutu bagi-NYA, Dia telah melaksanakan janji-NYA, menolong hamba-NYA, dan Dia satu-satunya yang telah mengalahkan bala tentara persekutun (kaum musyrikin)”.

  • Berdo’a dengan do’a apa saja yang dikehendaki.
  • ulangi membaca dzikir sama seperti pada bagian a poin 1, 2, dan 3.
  • Berdo’a sekali lagi
  • Ulangi lagi dzikir sama seperti pada bagian a poin 1, 2, dan 3,
  • Anda langsung turun dari Bukit Marwah dan berjalan menuju Shofa.
  • Laki-laki dianjurkan berlari-lari kecil dengan cepat dan sungguh-sungguh (pada tanda garis hijau).
  • Dan ketika berlari tersebut dianjurkan membaca do’a yang dibaca oleh Abdulloh bin Mas’ud dan Abdulloh bin ‘Umar :

“Ya Robbku, ampunilah dan rahmatilah (aku), sesungguhnya Engkau Maha Perkasa lagi Maha Pemurah”.

(Shohih Hadits Riwayat Ibnu Abi Syaibah no. 15790. Lihat Kitab Manaasikul Hajj wal ‘Umroh 55/27 karya Syeikh Al Bani)

Putaran Ketiga

  • (Dari Shofa ke Marwah)
  • Lakukanlah hal yang sama seperti pada putaran pertama.

Putaran Keempat

  • (Dari Marwah ke Shofa)
  • Lakukanlah hal yang sama seperti pada putaran kedua.

Putaran Kelima

  • (Dari Shofa ke Marwah)
  • Lakukanlah hal yang sama seperti pada putaran pertama.

Putaran Keenam

  • (Dari Marwah ke Shofa)
  • Lakukanlah hal yang sama seperti pada putaran kedua.

Putaran Ketujuh

  • (Dari Shofa ke Marwah)
  • Lakukanlah hal yang sama seperti pada putaran pertama. Hanya saja, ketika tiba di Marwah anda langsung keluar dari pintu Marwah tanpa menghadap ke arah Kiblat ataupun membaca dzikir dan do’a. Dengan demikian berakhirlah sa’i anda.
  • Setelah selesai sa’i dan keluar dari pintu Marwah, maka yang anda lakukan setelahnya adalah bertahallul (mencukur rambut).

Setelah Sa’i

Ketika tiba di Marwah anda langsung keluar dari pintu Marwah tanpa menghadap ke arah Kiblat ataupun membaca dzikir dan do’a. Dengan demikian berakhirlah sa’i anda.

Setelah selesai sa’i dan keluar dari pintu Marwah, maka yang anda lakukan setelahnya adalah bertahallul (mencukur rambut).

 

Incoming search terms:

  • tata cara sai
  • tata cara sa\i
  • cara sai